Pesantren Kilat Tangkal Radikalisme sejak Dini

Radikalisme dan terorisme sampai saat ini masih menjadi persoalan bangsa Indonesia yang belum terselesaikan. Rentetan tindak kekerasan atas nama agama, tak sedikit pula pelakunya yang melibatkan usia remaja atau pelajar. Demikian dikatakan oleh Pembina Yayasan Pendidikan Islam Nasima Prof Dr Amin Syukur MA saat membuka Pesantren Ramadan SMA Nasima Semarang, belum lama ini.

 

Gerakangerakan radikal kini sudah menyasar ke lembaga pendidikan, khususnya jenjang sekolah menengah atas. ”Mereka menyebar melalui kegiatan- kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh sekolah. Tujuannya, mempengaruhi pemikiran, pemahaman, para siswa serta merekrut anggota baru untuk memuluskan niatnya mengganti Pancasila dengan ideologi mereka,’’ jelasnya.

 

Kegiatan pesantren ramadan di SMA Nasima rutin digelar tiap tahun. Pesantren Ramadan 1438 H ini akan berlangsung hingga Sabtu (10/6) dan diikuti oleh 136 siswa kelas X dan XI. Selama sebelas hari semua siswa menginap dan melakukan aktivitas full di sekolah.

Kurikulum Khusus

 

Ketua Panitia Pesantren Ramadan SMA Nasima Susanto mengatakan, bahwa pihaknya membuat kurikulum khusus pesantren Ramadan yang lebih ramah bagi anak-anak. ”Pesantren ramadan kali ini kami lebih banyak menggandeng pihak luar seperti BNN, BPOM, Hipmi, Kadin, dan BNPT/FKPT.

 

Tujuannya, tentu untuk memberikan wawasan keilmuan yang lebih luas kepada para siswa,’’kata dia.

Materi yang diberikan juga beragam dan lebih menarik. Mulai dari materi pendalaman agama, life skill, etika dan kepribadian muslim, bahaya narkoba, bahaya radikalisme, semua dikemas dengan menarik dan menggunakan metode dialog interaktif.

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

3481874
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total pengunjung
523
819
4173
3469343
27555
32786
3481874
Your IP: 54.225.16.10
Server Time: 2017-11-23 23:51:53

Link Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Semarang