SMP Nasima Satu-satunya Sekolah yang Melaksanakan USBN Berbasis Komputer

Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di sebuah sekolah biasanya  dipenuhi oleh bertumpuk-tumpuk berkas. Mulai dari lembaran-lembaran soal, lembar jawab, dan lain sebagainya. Namun berbeda yang terjadi di SMP Nasima Semarang. Tidak ada lagi berkas-berkas yang tertumpuk di meja pengawas maupun di hadapan siswa. Yang terlihat adalah para siswa tengah asyik dengan tuts-tuts keyboard dan layar laptop di atas meja masing-masing.

Ya, USBN di SMP Nasima sejak tahun ini sudah berbasis komputer atau biasa disebut Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasi Komputer (USBNBK). Semua perangkat disiapkan secara mandiri oleh tim IT di SMP Nasima. Baik jaringan intranet pendukung maupun soal-soal digitalnya.

Kepala SMP Nasima Dwi Astuti mengatakan bahwa  untuk Ujian Nasional pihaknya sudah menggunakan perangkat komputer sejak 2016. Namun untuk USBNBK baru tahun ini dilakukan.

“Kalau UNBK  hampir semua sekolah melaksanakannya dan hanya empat mata pelajaran kan?   Tetapi kalau USBN ada empat belas mata pelajaran, semua berbasis komputer.  Setahu saya hanya SMP Nasima yang melaksanakannya. Sekolah-sekolah lain belum ada yang menggunakan perangkat computer dalam pelaksanaan USBN-nya. Masih memakai kertas” kata Dwi Astuti.

Menurut Dwi Astuti USBNBK memiliki banyak keunggulan dibanding  USBN manual. USBNBK lebih simpel dalam segala hal. Pertama  paperless atau mengurangi penggunaan kertas. Kedua jika ada soal yang memuat grafik atau gambar tentu lebih jelas dan lebih menarik. Ketiga, lebih cepat hasilnya diketahui, termasuk analisis soalnya juga bisa langsung terpapar. Keempat, lebih disukai siswa, karena lebih dekat  dekat dengan dunia mereka.

Sosialisai tentang USBNBK kepada anak-anak maupun orang tua murid telah dilakukan oleh SMP Nasima sejak awal semester. Termasuk pelaksanaan Ulangan Akhir Semester I (UAS), Penjajagan Ujian Nasional I&II, Penjajagan Ujian Sekolah  juga berbasis computer. Bahkan pernah juga dilaksanakan dua kali simulasi juga oleh tim Kemendikbud Jakarta.

USBNBK SMP Nasima diikuti oleh 108 anak yang terbagi dalam enam ruang ujian.  Masing-perserta ujian membawa laptop mandiri dari rumah. Teknis pelaksanaanya hampir mirip dengan UNBK. Pada saat ujian, sekolah mendistribusikan soal dan cara mengerjakannya melalui aplikasi  yang dapat diunduh melalui jaringan intranet/wifi  yang dibuat sekolah. USBNBK untuk jenjang SMP berlangsung mulai Senin (9/4) sampai Senin (16/4). (Muslihudin el Hasanudin) 

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

3849875
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total pengunjung
951
680
2734
3841855
17372
31756
3849875
Your IP: 54.224.150.24
Server Time: 2018-10-23 07:44:48

Link Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Semarang